Film

Dilarang Menyanyi di Kamar Mandi, Film Komedi Satir Tentang Imajinasi

Tak hanya buku, cerita pendek atau cerpen pun ternyata bisa dikembangkan menjadi sebuah film. Buat penggemar karya sastra jauh seblum “Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini” atau Fiersa Basri dengan buku-buku tentang senja dan jatuh cintanya, pasti mengenal sosok Seno Gumira Aji Darma. Berdasarkan cerpen karya Seno, sebuah cerita dikembangkan dan menjadi judul film berjudul Dilarang Menyanyi di Kamar Mandi. 

Lalu, seperti apa cerita film ini? Berikut sinopsisnya

Dilarang Menyanyi Di Kamar Mandi

dilarang-menyanyi-di-kamar-mandi-film-komedi-satir-tentang-imajinasi

Siapa pun suka berimajinasi. Tak ada larangan untuk itu. Namun, memori yang selalu lekat adalah ketika pria sudah berimajinasi. Celakanya, para pria ini berimajinasi tentang hal-hal yang sering bermakna negatif bagi wanita. Apalagi, ketika Sophie, seorang wanita muda yang sedang melakukan penelitian untuk geklar S-2 di perkampungan sempit yang dipenuhi dengan berbagai latar belakang masyarakat.

Kedatangan Sophine yang masih muda, dan pekerja kantoran untuk melakukan penelitian di kampung tersebut merupakan hal yang langka bagi masyarakat sekitar. Ternyata, inilah permasalahan yang kemudian merembet dengan cepat.

Para istri yang tinggal di kampung tersebut ternyata cemburu dengan Sophine. Pasalnya, para suami bisa menjadi zombie dan tergila-tergila dengan gesekan baju, suara desahan, usapan sabun, hingga suara air yang menetes dari keran ketika Sophie mandi.

Rutinitas Sophie yang hampir sama terjadi pada semua orang ini kemudian mulai menganggu. Sama menganggunya dengan berita hoax yang mudah terpercaya dan tersebar di grup-grup WhatsApp. Protes dilakukan oleh para istr-istri yang merasa, suaminya direbut secara tidak langsung oleh Sophie.

Ada yang meminta Sophie untuk pergi. Ada juga yang meminta ia diusir dari kampung tersebut. Namun, apa permasalahan sebenarnya ketika Sophie berada di kampung tersebut? Apakah fisik menjadi penilaian para suami-suami di kampung tersebut?

Bagaikan aksi bela-belaan yang nge-trend beberapa tahun lalu, para istri kekeuh meminta Sophine untuk segera angkat kaki. Sementara itu para suami sudah terbuai ketika Sophie hanya melintas saja di tempat itu?

Film karya John De Rantau yang pernah menggarap Semesta Mendukung (2011), Generasi Biru (2009), hingga Denias, dan Senandung di Atas Awan (2006) dipercaya menjadi sutradara film ini.

Sebuah komed isatir yang menggelitik pekan ini di bioskop. Dilarang Menyanyi di Kamar Mandi akan tayang pada tanggal 18 Juli 2019 di seluruh bioskop Indonesia. Kamu bisa cek jadwal dan beli tiket nontonnya di situs atau aplikasi BookMyShow yang tersedia gratis bagi pengguna Android dan iOS.

%d bloggers like this: