Review Film: Menjadi Saksi Hidup Horor Elise dalam Insidious: The Last Key

Film horor Insidious kembali hadir pada awal tahun ini. Satu kali lagi kita akan disuguhkan dengan petualangan supranatural Elise Rainier. Insidious: The Last Key akan membawa kita ke kehidupan masa kecil Elise (Lyn Shaye) dan bagaimana keistimewaan Elise kecil akan mempengaruhi jalan hidupnya hingga ia dewasa. Film ini mengambil latar tepat sebelum insiden keluarga Lambert pada film Insidious pertama.
The Last Key dimulai dengan Elise kecil yang menerima perlakuan kasar dari ayahnya yang tidak percaya dengan alam lain. Elise yang memiliki kekuatan sering kali menerima hukuman dikurung hingga dipukul dengan pipa besi oleh ayahnya hanya karena ia berinteraksi dengan makhluk lain di rumahnya. Setelah Elise tumbuh menjadi gadis remaja, ayah Elise tetap tidak mengakui kemampuan spesial yang ia miliki. Karena tidak tahan akibat perlakuan ayahnya, Elise memutuskan untuk pergi dari rumah dan mengubur masa lalunya.

Bertahun-tahun kemudian Elise memutuskan menggunakan kekuatannya untuk menolong orang lain dari gangguan roh jahat. Pada suatu ketika, Elise menerima telepon dari seorang pria bernama Ted Garza (Kirk Acevedo) yang membutuhkan bantuan Elise untuk menangani roh jahat di rumahnya. Mengejutkannya, saat Ted memberikan alamat rumahnya, ternyata itu merupakan rumah masa kecil Elise. Bersama dengan Specs (Leigh Whannell) dan Tucker (Angus Sampson), Elise berusaha untuk mengusir roh jahat yang menghuni rumah tersebut selama bertahun-tahun, dan membebaskan jiwa manusia yang terkurung.

Film ini akan membawa penonton ke dalam suasana horor Insidious yang mengusung alam halus ‘The Further’ yang sudah dikenalkan dari film pertama. Suasana horor tersebut didukung oleh scoring musik yang akan memacu detak jantung penonton semakin kencang.
Dari segi akting, tidak diragukan lagi Lyn Shaye membawakan peran Elise dengan natural. Lyn berhasil mempotretkan Elise dalam melawan keseraman teror makhluk lain dengan sempurna. Begitu juga dengan Angus Sampson yang dapat mencairkan suasana di dalam bioskop dengan tingkah konyol Tucker yang mengundang tawa, walau dinilai mengurangi nilai keseraman Insidious di beberapa adegan.

Bulu kuduk penonton akan berdiri karena scoring musik yang menegangkan, visual yang menyeramkan dipadukan dengan setan yang mengerikan. Setan kunci yang menjadi sosok jahat di film ini akan sukses membuat penonton terbawa dalam mimpi buruk. Film ini tentu sangat cocok dan wajib menjadi daftar tontonan kamu pecinta film horor.
Insidious: The Last Key akan tayang di bioskop pada 10 Januari 2018. Beli tiketnya di BookMyShow.

 
Penulis:
Angga Septian
 
Baca juga:
6 Fakta Dibalik Seramnya Insidious: The Last Key
Daftar Film Hollywood Tayang Januari 2018

Advertisement

5 thoughts on “Review Film: Menjadi Saksi Hidup Horor Elise dalam Insidious: The Last Key

Comments are closed.