Review Film: The Good Liar, ‘Caper’ Dua Lansia dengan Twist Renyah

Jatuh cinta memang tidak pernah pandang usia. Roy Courtnay (Ian McKellen) asik menghisap rokoknya dengan dalam. Sementara itu, di tempat lain Betty McLeish (Helen Mirren) sedang mencoba berbohong bahwa ia tidak meminum alkohol.

Namun, siapa sangka dua lansia ini sedang bercakap-cakap mengenai pertemuan pertama mereka. Setelah itu drama “jatuh cinta” antara lansia ini terjadi. Semuanya akan dikupas dalam ulasan atau review film The Good Liar. Sebuah film drama bergenre crime yang hadir dengan kejutan-kejutan tak terduga dan tawa melihat bagaimana dua lansia sedang satuh cinta.

Perkenalan Roy dan Betty memang terbilang unik untuk seusia mereka yang sudah sepuh. Namun, apa daya, Roy jatuh cinta pada Betty. Berbagai cara dilakukannya untuk masuk kedalam kehidupan Betty. Berpura-pura mengalami lutut yang sakit untuk ‘caper’ adalah salah satu trik Roy untuk semakin dekat dengan Betty.

Namun, di sisi lain, Stephen (Russell Tovey) ingin neneknya tidak terlalu cepat mengambil keputusan untuk hidup berdua lagi menghabiskan siswa waktunya dengan Roy. Pelan-pelan Roy memang berhasil meyakinkan Betty dan Stephen. Apalagi, emreka punya rencana investasi di masa depan. Investasi yang bisa menjamin kehidupan mereka berdua nantinya.

Pelan-pelan pula, kedok asli Betty terbongkar. Pun, begitu Roy. Ada apa sebenarnya? Apakah mereka benar-benar jatuh cinta? Atau, karena hanya ada maunya?

“Crime”- Komedi

review-film-the-good-liar-caper-dua-lansia-dengan-twist-renyah

Film ini menempatkan drama dan thriller dalam genrenya. Sah-sah saja, toh di dalam filmnya memang ada drama dan bagian-bagian menegangkan yang membuat penonton penasaran. Namun, tak bisa dilepaskan pula unsur crime dan komedi untuk film ini. Sebuah gagasan yang baru pun ditempatkan oleh sutradara Bill Condon. Menggabungkan semua unsur tersebut untuk menimbulkan kesan bahwa ini adalah film drama tentang orang-orang yang seharusnya sudah masuk panti jompo. Apakah benar? Tidak sama sekali.

Ketika penonton mengira ini adalah drama biasa yang menghasilkan uraian air mata, film ini mengarahkan penonton pada bagian komedi. Kamu bisa tertawa atau tersenyum kecil ketika melihat tingkah dua lansia yang sedang jatuh cinta. Berbagai cara dilakukan untuk menarik perhatian masing-masing. Sehingga tidak jarang kamu akan terenyuh atau justru tertawa kecil melihat keduanya berupaya untuk saling meyakinkan ‘tujuan’ mereka yang sebenarnya.

Persis seperti generasi muda sekarang sedang jatuh cinta. Film yang kesannya berat, karena dimainkan oleh lansia dan mungkin terasa kurang familiat jadi terasa renyah. Namun, yang patut kamu lihat secara detil adalah bagaimana permainan akting dua pemeran utamanya yang secara keseluruhan yang terbilang baik.

Maklum, ada nama Ian McKellen dan Helen Mirren, dua aktor senior Inggris yang sudah kenyang pengalaman sebagai pemain utamanya. Chemistry mereka terasa tepat untuk film ini. Keduanya seperti sudah saling melengkapi.

Bukan saja hanya untuk bagian-bagian drama dan komedi yang disampaikan keduanya. Namun, pada momen-momen tertentu kekuatan karakter yang mereka mainkan secara individu pun terasa kuat.  Setidaknya, hingga hampir tiga per empat film. Sebelum akhirnya kamu akan dikejutkan dengan twist-twist yang renyah.

Twist Renyah

review-film-the-good-liar-caper-dua-lansia-dengan-twist-renyah
THE GOOD LIAR

Beberapa plot di dalam film ini memang terbilang janggal dan seperti dibuat seadanya saja. Namun, semua itu bisa diredam dengan twist yang terbilang baik dan renyah. Kenapa twist-nya terasa renyah? Bagi yang sudah mengenal film ini dari judulnya, setidaknya sudah paham film The Good Liar akan di bawa ke arah mana. Twist yang terkesan klise, namun pada saat bersamaan pula twist ini mengarah kepada petunjuk-petunjuk yang mengejutkan. Petunjuk-petunjuk yang menghubungkan kenapa akhirnya Roy dan Betty kembali bertemu.

Twist yang sebenarnya tanpa diduga akan kamu temukan sedari awal film. Penggunaan bahasa, gerak tubuh hingga berbagai simbol-simbol menjadi petunjuk. Bagusnya lagi, semua ini tidak akan kamu rasakan, hingga semuanya terbongkar.

Benar, film The Good Liar adalah tentang bagaimana cara cerdas untuk berbohong dan menipu. Semuanya akan dibongkar satu per satu dengan dinamis dan tentu saja akan mengejutkan salah satu pihak. Adu cerdas, adu strategi dan adu ketahanan akan perihnya masa lalu adalah bagian yang akan disajikan di film ini. Jadi, jangan pernah terlewatkan melihat setiap detil yang disajikan di dalam film ini.

Helen Mirren dan Ian McKellen

review-film-the-good-liar-caper-dua-lansia-dengan-twist-renyah

Helen Mirren sudah kepala tujuh. Sementara itua Ian McKellen bahkan sudah berusia 80 tahun. Peran mereka di dunia layar lebar pun sudah tak terhitung jumlahnya. Masalah pengalaman memang bicara. Meskipun sudah setua itu, namun keduanya tetap bisa tampil prima dengan gaya dan ciri khas mereka masing-masing.

Keduanya terbilang memainkan peran yang sangat-sangat pas. Pengaruh naskah memang sangat besar. Namun, apa yang dilakukan Helen dan Ian di film ini terbilang maksimal untuk usia mereka yang sebenarnya lebih banyak duduk di kursi produser atua sutradara.

Plus, karena keduanya berasal dari Inggris, gaya flamboyan nan anggun-aduhai menjadi pelengkap, film yang pas untuk jadi tontonan kamu mulai minggu depan. Direncanakan tayang pada minggu terakhir bulan November 2019, cek jadwal bioskop dan beli tiket nontonnya di situs atau aplikasi BookMyShow yang tersedia gratis bagi pengguna Android dan iOS.