Review Film: Asih, Menyeramkan dengan Latar Cerita Mistis ’80-an

review-film-asih-menyeramkan-dengan-latar-cerita-mistis-80-an

Salah satu film horor yang tayang minggu ini di bioskop merupakan salah satu film yang cukup ditunggu oleh penggemar dua film Danur. Diberi judul Asih, film ini menggambarkan sosok hantu mengerikan yang menjadi salah satu teman dari Risa Saraswati. Lalu, seperti apa ulasan atau review film Asih?

Menyambut kehadiran anggota keluarga baru sebaiknya disambut dengan suka cita. Begitu juga dengan pasangan Andi (Darius Sinathrya) dan Puspita (Citra Kirana). Namun, ketika persiapan yang bahagia tersebut, Andi dan Puspita justru dikejutkan oleh hal-hal yang mengerikan.

Hal-hal yang tidak bisa diterima akal sehat bagi Andi. Sementara itu, Puspita justru merasakan kegetiran yang luar biasa menakutkan. Seperti ada yang mengancam nyawanya dan bayinya.

Lalu, apakah cerita ini tentang bagaimana Asih (Kasih) mencoba menghantui pasangan Andi dan Puspita yang segera dikarunia si buah hati? Atau hanya kegetiran dari masa lalu Asih yang sangat kelam? Jika iya, apa alasan sebenarnya Asih hadir di tengah-tengah manusia?

Horor Klasik

review-film-asih-menyeramkan-dengan-latar-cerita-mistis-80-an

Sumber: MD Pictures

Film Asih menawarkan sebuah cerita yang sebenarnya sangat klasik. Film ini mengisahkan tentang mitos, apalagi dengan latar cerita 37 tahun sebelum Danur. Tepatnya di tahun 1980, ketika transisi pikiran manusia sudah mulai memasuki era modern, namun masih terbesit di pikiran tentang hal-hal gaib.

Mulai dari tone warna yang digunakan, sudah menceritakan tentang kehidupan masyarakat di era ’80-an. Belum lagi, dipadukan dengan set properti yang memang menggambarkan kehidupan di masa lalu, Cerita Asih dalam sebuah bentuk visual mampu ditampilkan dengan baik.

Selain itu, hal-hal gaib pun dijadikan sebagai panggung horor di sepanjang film. Misalnya, mitos tentang ari-ari bayi yang harus dikubur dengan cara tertentu menjadi ketegangan yang menonton penonton dengan plot-plot horor di sepanjang film. Namun, itu semua dibangun dengan cerita yang secara “tiba-tiba” dan tidak benar-benar membenamkan pikiran penonton dalam sebuah kengerian.

Apalagi latar horor hanya berada di dalam rumah saja. Hal ini yang membuat kengerian terasa tidak terlalu padat. Sisanya, pengaturan horor dengan kemunculan sosok Asih menjadi sebuah hal yang mengerikan di dalam film. Meskipun begitu alur cerita sebenarnya sangat mudah dicerna, sehingga unsur horor berupa kejutan-kejutan di sepanjang film, sukses membuat penonton memang benar-benar terkejut dari tempat duduknya.

Selain itu, mungkin ada alasan lain film Asih justru tidak mengungkap secara mendalam kenapa sosok yang dulunya periang kemudian memilih untuk menggantung dirinya sendiri tidak terlalu dieksplorasi secara besar-besaran di film ini. Padahal, kengerian sebuah film horor setidaknya bisa diciptakan dengan menampilkan sisi Asih yang sebenarnya kelam di masa mudanya.

Belum Maksimal

review-film-asih-menyeramkan-dengan-latar-cerita-mistis-80-an

Sumber: MD Pictures

Meski mampu membangun suasana horor, namun ini belum dimaksimalkan oleh pemerannya. Peran utama yang dimainkan Darius Sinatrya belum ditampilkan dengan maksimal. Seperti masih ada bagian akting yang tersendat. Begitu juga ketika Darius harus beradegan denganĀ Citra Kirana tidak terkesan natural.

Sementara itu, unsur kengerian yang ingin dibangun oleh Citra Kirana terasa cukup pas, meskipun sebenarnya, ia berpotensi melakukan yang lebih baik dari itu. Sosok mengerikan yang sebenarnya terbesit ketika melihat sosok Alex Abbad pun terasa kurang maksimal.

Lalu, bagaimana dengan penampilan Shareefa Daanish yang berperan sebagai Asih? Seperti biasa, Asih memang mengerikan. Melihat ia mendelik saja sudah membuat penonton bisa takut. Apalagi, ketika sosok Asih ditampilkan dalam satu layar besar yang siap membuat penonton terjengkang dari bangku penontonnya.

Punya review film Asih versi kamu sendiri? Horor Indonesia terbaru minggu ini sedang tayang di bioskop-bioskop Indonesia. Kamu bisa pesan tiket bioskopnya di situs atau aplikasi BookMyShow yang tersedia gratis bagi pengguna Android dan iOS.


BACA JUGA


Ad

Social Media

Comments

comments