Review Film: Abimana Aryasatya Sebagai Dono Tampil Menonjol di Warkop DKI Reborn Jangkrik Boss Part 1

Rumah produksi film Falcon Pictures kembali merilis film komedi di bulan September. Warkop DKI Reborn Jangkrik Boss Part 1 merupakan salah satu film Falcon yang paling ditunggu 2016 ini. Film yang mengangkat kembali karakter grup komedi WARKOP DKI (Warung Kopi Dono Kasino Indro) ini membawa kita bernostalgia dengan kocaknya sosok Dono, Kasino, dan Indro.

behind the scene warkop dki reborn jangkrik boss (7)

Falcon Pictures kembali menggaet Anggy Umbara sebagai sutradara, yang sebelumnya menyutradarai serial film Comic 8. Sementara untuk penulisan skenario Anggy dibantu oleh Andi Awwe Wijaya dan Bene Dion Rajagukguk.

Untuk karakter utama dalam film Warkop DKI Reborn Jangkrik Boss Part 1 ini didukung oleh aktor-aktor ternama seperti Vino G Bastian sebagai Kasino, Abimana Aryasatya sebagai Dono, dan Tora Sudiro sebagai Indro. Warkop DKI Reborn Jangkrik Boss Part 1 mengisahkan 3 petugas lembaga swasta CHIPS (Cara Hebat Ikut-ikutan Penanggulangan Sosial). Mereka menjalankan tugasnya melayani masyarakat, namun kekacauan selalu timbul akibat aksi mereka yang konyol. Hal ini menjadikan mereka bulan-bulanan dari banyak pihak, termasuk Boss (Ence Bagus) mereka. Akhirnya sang Boss mendatangkan Sophie (Hannah Al Rasyid), staf profesional CHIPS cantik dari Perancis untuk membantu tugas baru DKI (Dono, Kasino Indro) dalam memecahkan kasus begal.

Fans Warkop DKI klasik pasti sudah tidak asing dengan celetukan “Jangkrik Boss”. Sama seperti cerita dalam film Warkop DKI terdahulu CHIPS (1982), istilah “Jangkrik Boss” berawal ketika Kasino memergoki sang Boss sedang berduaan dengan seorang wanita seksi (Nikita Mirzani) di kantor. Bedanya, di film tahun 1982 sang Boss dipergoki sedang berpacaran di semak-semak kebun.

behind the scene warkop dki reborn jangkrik boss (1)Anggy pun membawa lelucon-lelucon campuran dulu dan sekarang. Untuk lelucon dari zaman sekarang yang paling andalan dan menggelitik adalah meme kaleng biskuit yang menggambarkan ibu dan dua anak tanpa sosok sang ayah. Aksi ibu-ibu yang membawa motor pun tidak ketinggalan dalam film Warkop DKI Reborn Jangkrik Boss Part 1. Untuk meramaikan cerita, Anggy pun turut mengajak para stand up komedian seperti Arie Keriting, Yudha Keling, Ge Pamungkas, dan Babe Cabita untuk berperan dalam film ini.

Mungkin akting adalah masalah paling krusial yang paling dikhawatirkan dalam film ini. Apakah tiga aktor generasi modern ini sanggup menyerupai sosok ikonik Warkop DKI terdahulu? Tidak perlu khawatir, karena trio Abimana, Vino, dan Tora berhasil membawakan perannya masing-masing dengan baik.

Di antara mereka bertiga, Abimana terlihat paling totalitas memerankan karakter Dono. Bukan sekadar karena gigi palsu yang ia kenakan, namun dari gerak tubuh serta cara berbicaranya, kita bagaikan benar-benar melihat sosok Dono yang selama ini kita kenal. Saking miripnya, sepanjang film pasti Anda akan bertanya pada diri sendiri, “Abimana itu wajah aslinya yang mana, ya?” dan bisa dijamin, Anda pasti akan kesulitan mengingatnya.

Tidak hanya Abimana, Vino G Bastian juga patut diacungi jempol. Cara berbicaranya yang lepas dan sumpah serapah yang diucapkan terlihat cukup mirip dengan Kasino. Namun sayangnya akting Vino terasa gagal ketika dia menyanyikan lagu legendaris Nyanyian Kode. Entah kenapa saya tidak tertawa seperti layaknya saya mendengar nyanyian tersebut dalam film Pintar Pintar Bodoh (1980). Mungkin karena adegan film yang terlalu dipaksakan dan sebenarnya kurang cocok dengan isi lirik lagu.

Sementara untuk Tora Sudiro, well, aktingnya sebagai Indro tidak buruk, namun ia seperti memerankan dirinya sendiri. Dengan logat Batak yang kental, akan mengingatkan kamu pada tokoh yang Tora perankan di film Naga Bonar.

Indro Warkop pun hadir dalam film ini sebagai sosok Indro dari masa depan, yang memberikan beragam saran kepada Indro muda. Sayangnya, sosok Indro ini seringkali muncul di saat yang tidak tepat dengan berbagai kostum aneh, dan tidak membawa esensi apapun dalam jalannya cerita. Lawakan sebagai Katy Perry dan nyanyian Minions? That is so last year!

behind the scene warkop dki reborn jangkrik boss (5)Setting dan kostum juga terlihat sangat tidak konsisten. Di tengah kota Jakarta yang modern dan lelucon-lelucon meme internet, mengapa hanya Dono, Kasino, dan Indro yang memakai kostum 1980an? Satu lagi, saya tidak mengerti mengapa film ini harus dibuat menjadi beberapa bagian. Dengan jalan cerita yang sangat sederhana, pembagian Part 1 dan Part 2 terkesan hanya untuk memanjang-manjangkan film saja. Tapi memang harus diakui hal ini membuat kita semakin penasaran dengan kelanjutan aksi mereka di sekuelnya.

Ironisnya, bagian emas dari durasi 1,5 jam justru hadir di akhir film. Footage Behind The Scene akan membuat kita terbahak-bahak sebelum keluar studio, jadi jangan pulang dulu sebelum kamu melihat end credit-nya.

Memang film ini belum bisa mengalahkan lucunya Warkop DKI klasik. It’s called a classic for a reason, dan tentu saja kita tidak bisa membandingkan Warkop dahulu dengan Warkop yang sekarang karena tren komedi telah berubah. Namun sesuai dengan konsep yang diusung, yaitu #MelestarikanBukanMenggantikan, Warkop DKI Reborn Jangkrik Boss Part 1 dapat memuaskan rindu kita akan aksi Dono, Kasino, Indro versi modern dengan campuran lelucon dulu dan sekarang.

Warkop DKI Reborn Jangkrik Boss Part 1 tayang serentak di bioskop pada 8 September 2016. Gunakan kode voucher BMSWARKOP untuk menikmati promo Buy 1 Get 1 setiap pembelian tiket Warkop DKI Reborn!

 

Penulis: Tri Wahyudi & Triska Sarwono

 

Baca juga:

6 Hal dari Abimana Aryasatya yang Bikin Kamu Jatuh Cinta
Nonton Adegan Lucu Film CHIPS Warkop DKI

Advertisement

One thought on “Review Film: Abimana Aryasatya Sebagai Dono Tampil Menonjol di Warkop DKI Reborn Jangkrik Boss Part 1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s