The Finest Hours
The true story of the Pendleton rescue mission!
2D3DIMAX 3D

The Finest Hours

English, English
DramaThriller
27 Jan 2016
1 hrs 30 mins
68%
16 votes
5 0
4 0
3 0
2 0
1 0
5 0
4 12
3 4
2 0
1 0
3.8
USERS RATING
0
RATE IT
Summary User Reviews Critic Reviews
SYNOPSIS
Film The Finest Hours merupakan film drama thriller yang digarap oleh studio Walt Disney Pictures bersama Whitaker Entertainment. Film The Finest Hours sendiri disutradarai oleh Craig Gillespie dan naskah ditulis oleh Scott Silver, Paul Tamasy dan Eric Johnson.
Film The Finest Hours bercerita tentang sebuah peristiwa yang benar benar terjadi pada tahun 1952, dimana badai hebat membuat sebuah kapal terbelah dua. Salah satu bagian kapal, dimana tempat mesin berada, terdapat sekitar 30 orang awak kapal yang terjebak didalamnya. Kapal tersebut merupakan kapal SS Pendleton, kapan tanker minyak yang tenggelam di lepas pantai Cape Cod.

Bernie Webber, seorang penjaga pantai yang diperintah oleh atasannya untuk menyelamatkan kapal SS Pendleton tersebut. Bernie Webber yang akan segera menikah dengan kekasihnya, terpaksa menjalankan perintah tersebut di tengah badai yang sangat besar.

Bernie Webber membawa tiga awak kapal lainnya yang bersedia untuk menemaninya melewati badai di tengah lautan. Bernie dan teman-temannya hanya menggunakan kapal boat kecil yang berkapasitas kurang lebih 15 orang. Dalam perjalanannya, mereka melewati suatu tempat dimana tempat tersebut dikenal dapat menggulingkan badan kapal dengan terpaan ombak yang sangat besar dan kencang. Namun, dengan keberanian dan kepercayaan diri seorang Webber, mereka dapat melewati nya tanpa menggunakan kompas yang hilang diterpa ombak.

Setelah melewati tempat yang sempat membuat harapan hampir hilang, mereka menemukan titik terang dimana mereka menemukan setengah badan kapal yang masih mengapung di perairan tersebut. Mereka mencari dan menerangi kapal tersebut dengan lampu kapal mereka. Pada saat itu, mereka tidak yakin ada orang yang selamat di dalam kapal tersebut. Hingga akhirnya, di atas kapal ada sebuah cahaya yang berasal dari senter salah satu awak yang memberikan sinyal bahwa adanya orang yang masih hidup atau selamat.
Satu awak kapal besar tersebut segera memanggil teman temannya yang masih selamat.

Webber dan teman temannya sangat terkejut karena banyaknya awak yang masih selamat di atas sana. Namun, Webber hanya membawa kapal kecil yang tidak bisa membawa semua orang yang ada disana yaitu sekitar 30 orang selamat. Webber memberanikan diri dan berbuat nekat dengan mengangkut mereka semua. Saat perjalanan pulang mereka semua seperti setengah sadar hingga hanya mengikuti arah arus dan arah ombak.

Pada saat itu, kota yang sedang mati lampu kebingungan memberikan petunjuk bahwa adanya daratan kepada Webber dan awak nya. Hingga akhirnya, kekasih Webber menjalankan idenya untuk memberikan cahaya dipinggir pantai dengan lampu mobil. Benar saja, Webber dan semua orang yang selamat, sampai dengan selamat ke pinggir pantai tersebut. Webber dengan keadaan setengah sadar, disambut dengan teriakan bangga dan gembira dari warga kota, terutama kekasihnya.

Loading...