Dumba-Dumba

Dumba-Dumba

Bahasa Indonesia
Family
25 Feb 2016
1 hrs 30 mins
5 0
4 0
3 0
2 0
1 0
5 0
4 0
3 0
2 0
1 0
0
RATE IT
Summary User Reviews Critic Reviews
SYNOPSIS
Dumba Dumba merupakan sebuah film drama Indonesia yang disutradarai oleh Syahrir Arsyad Dini dimana ia juga bertindak sebagai penulis naskah cerita untuk film ini

Film Dumba Dumba sendiri menceritakan tentang enam sabahat bernama Aya, Seysa, Yudi, Zaki, Kayla dan juga Rara. Saat ini mereka bersahabat dalam satu kelas, tidak seperti pada Bombe pertama.

Suatu hari, persahabatan mereka terusik saat ayah Yudi dan Zaki menjemput keduanya pada saat pulang sekolah. Kedua orang tua mereka ternyata memiliki sebuah dendam yang sudah cukup lama.
Sudah lama berlalu, ternyata ayah Zaki pernah mendekam di penjara karena sebuah kesaksian yang dilakukan oleh ayah Yudi. Dendam lama orang tua mereka berimbas kepada persahabatan yang sudah mereka jalani sejak lama.

Sejak hari itu, Yudi dilarang untuk bertemu dan juga berteman dengan Zaki. Namun, karena Yudi merasa Zaki memang sahabat yang baik, Yudi terus berusaha untuk menghindari semua larangan ayahnya, Yudi tetap ingin bersekolah, bertemu dan juga bersahabat dengan Zaki.

Suatu saat, Yudi terjatuh saat sedang berlari, kepalanya terbentur oleh sebuah anak tangga yang menyebabkan dirinya koma dan harus dilarikan ke rumah sakit. Dokter mengatakan bahwa Yudi harus segera dibangunkan dengan rangsangan dari indera pendengar nya dan juga menghadirkan ke lima sahabatnya Aya, Seysa, Zaki, Kayla dan juga Rara. Ayah Yudi yang sempat membenci Zaki karena tindakan yang dilakukan ayah nya pada masa lalu, akhirnya merelakan Zaki untuk bertemu Yudi, demi keselamatan anak nya.

Bagaimanakah keadaan Yudi selanjutnya? Akankah Ia sadar dan kembali pulih? Dan bagaimana hubungan ayah Zaki dan ayah Yudi? Temukan cerita lengkapnya hanya dalam film Dumba Dumba yang tayang pada Februari 2016.

Film yang diproduksi oleh Paramedia Film Indonesia ini diperankan oleh beberapa pemain seperti Zahra Syahirah, Alya Nurazizah, Andi Emir Wachyudi Aspa, Muh. Dzaky Nur Irfansyah, dan juga Safanah Kayla.

Loading...